Kamis, 15 Januari 2015

Berdo'a atau Memaksa ?

Do'a yang baik adalah memohon bukan mengatur dan memaksa. Tanpa sadar sering kali do'a & permohonan kita pada Sang Pencipta tersembunyi paksaan bahkan mengatur.


Tandanya atau bukti bahwa kita mengatur Sang Maha Mengetahui adalah "rasa kecewa" ketika do'a itu tidak dikabulkan. Kecewa ketika semua yang diharapkan itu tidak terjadi padahal sudah berbagai macam ritual dijalankan seperti puasa, wirid banyak-banyak sampai bibir menjadi pecah belah, tahajud diperhebat juga membacakan ayat-ayat tertentu sampai ribuan kali dan sebagainya.

Kemudian biasanya muncul perkataan "ya sudahlah, manusia berusaha tapi Tuhan yang menentukan". Apakah kalimat ini benar-benar muncul dari kepasrahan total kepada ALLAH SWT ? ataukah semacam kata-kata mutiara untuk menutupi kekecewaan ?

Wajah tidak akan bisa dibohongi. Mereka yang benar yakin bahwa ALLAH SWT selalu memberikan yang terbaik, akan selalu memiliki wajah yang fresh, bersinar dan selalu segar karena Qolbunya menerima dengan total, juga tidak ada perasaan untung dan rugi kepada ALLAH SWT, juga disebabkan iman yang sangat kokoh hidup menjadi tidak ada beban.

Kita juga akan berusaha agar wajah menjadi menyejukan siapapun yg melihat, senyum dan sikap ramah pada orang lain adalah bagian dari ibadah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar