Satukan Semua Perbedaan Menjadi Kekuatan Tanpa Batas Untuk Manusia yang Rahmatan Lil'alamin

Rabu, 17 Juni 2015

Memaknai RAMADHAN

Bulan Ramadhan bulan latihan ringan menghadapi hidup , tapi punya nilai bagus apabila kita mengerti . Zaman sekarang umat banyak yang terjebak dengan ritualnya saja. Bulan Ramadhan adalah bulan penuh hikmah, itu betul , tapi apakah kita tahu persis hikmah apa yang bisa dilihat dari Ramadhan itu ?

Sebetulnya Rasulullah SAW dulu mencontohkan Puasa adalah bagaimana kita mempelajari rasa lapar dan haus , juga mengajarkan bagaimana mengendalikan semua sistem di dalam tubuh . Bagaimana mengetahui kinerja otak agar bisa mengendalikan tubuh dan emosi juga jiwa dengan baik dan benar .Tapi keterangan tentang itu semua dihilangkan dengan semena-mena. Jadi makna puasa yang sebenarnya kita jadi tidak tahu . Tapi soal "point nilai lebih dan manfaat" atau "Pahala" tidak pernah dijelaskan secara benar. Akhirnya pahala diartikan secara mistis . Padahal definisi pahala adalah point nilai lebih dan manfaat dari semua perbuatan yang diperintahkan Allah SWT kepada kita . Tapi jadi mistis karena tidak memikirkan dan riwayat yang menjelaskan semua itu sengaja dihilangkan agar kita semua sesat dan lemah .

Manfaat dari Puasa atau mengendalikan Nafsu adalah bulan bagaimana menggembleng diri dan mengkaji kinerja tubuh untuk memahami bagaimana nafsu itu bekerja . Jadi bulan penuh hikmah adalah kita akan memahami kinerja tubuh kita secara benar dan baik sehingga kita akan tahu persis bagaimana mengendalikan itu semua karena sekali lagi kita akan memahaminya dengan baik dan benar .

Laylatul Al Qadr adalah malam yang diibaratkan lebih baik dari seribu bulan berdasarkan firman Allah SWT. Kebanyakan kita hanya menunggu malam itu untuk mendapatkan pahala yang kita sendiri belum jelas makna dari pahala tersebut. Kalau ditanya soal malam ini , rata-rata semua yang mengaku ulama tidak pernah satupun yang tahu jawabannya secara pasti. Semua jawaban mereka masih meraba-raba seperti mencari benda di tempat gelap tanpa penerangan sama sekali .

Padahal apabila kita mampu mengendalikan nafs selama puasa, maka pytuitari kita akan menjadi aktif dan mampu mendeteksi keberadaan malam tersebut. Malam itu adalah malam dimana pusat titik poros magnetik bumi yang dahulu menarik asteroid, sehingga menumbuk daerah yang disebut Mekah dan asteroid tersebut bernama Hajar Aswad dan ternyata sekarang berfungsi pula sebagai penyeimbang magnetik bumi pada benda angkasa yang lain, terarah pada satu titik dimana titik tersebut membuat terjadinya fluktuasi energy di planet bumi, hanya fluktuasi tersebut bisa dirasakan oleh orang yang mampu mengendalikan nafs nya selama bulan Ramadhan, itupun syaratnya kemampuan 2,5 % nya masih pure atau murni. Sekarang kita belum tentu masih sebegitu, karena dirusak oleh sekolah dan pola makan .

Di beberapa etimologi dikatakan pula malam itu adalah malam yang sempit, karena turunnya para malaikat ke planet Bumi . Dan apabila kita mampu merasakan, maka planet bumi benar-benar penuh sesak oleh fluktuasi energy . Maka dikatakan pula bahwa malam itu malam diturunkannya Al-Qur'an karena alam yang sangat mendukung oleh sebaran energy tersebut. Jibril menyuruh Iqra pada Rasulullah SAW ketika mulai diturunkannya ayat setelah didownloadkan bahasa firman Allah SWT yang pada awalnya Rasulullah SAW tidak mengerti karena bahasa yang berbeda, dengan adanya fluktuasi energy tersebut mampu secara perlahan-lahan menterjemahkannya. Apabila tidak ada fluktuasi energy ini mungkin entah harus berapa puluh kali mendownloadkannya pada otak Rasulullah SAW .

Jadi yang jelas , malam itu adalah malam fluktuasi energy , dimana apabila kita mampu memanfaatkannya dengan baik , maka benar-benar manfaat 1000 bulan itu bukan bohong tapi nyata. Rahasianya ketika kita puasa "Janganlah menahan Nafsu tetapi mengendalikan nafsu". Jadi ketika kita merasa lapar , haus , marah , kesal dan berbagai macam perasaan emosi buruk, coba perhatikan dan pelajari, mengapa itu terjadi ? Bagaimana mekanismenya ? bagaimana hubungannya dengan kimia tubuh kita ? lalu bagaimana nanti otak kita mengendalikan semua itu dengan baik dan benar . Bagaimana mempelajari naiknya amarah dan hubungannya dengan kimia tubuh dan hubungannya dengan amygdala.

Ketika puasa badan akan menjalin kerja sama dengan alam terutama Bumi. Apabila kita kendalikan nafsu kita dengan memperhatikan secara seksama dan mengerti betul bagaimana bekerjanya maka bumi akan menjadi bagian dari kita, karena semua energy nafsu yang berlebihan akan diserap oleh bumi. Marah , dendam , benci , sedih , khawatir , waswas , bingung , semuanya akan diserap secara total oleh bumi dan menjadi lebur .

Nafsu bisa menjadi syaitan yang terkutuk . Coba lakukan ini , ketika kita marah dan kesal , tarik nafas dalam - dalam lalu ucapkan sambil buang nafas "Audzubillahhiminasyaitonirojim" dan telapak tangan menyentuh tanah tanpa pengejangan sambil rileks-kan badan, insya Allah marah kita akan terserap oleh tanah dengan sempurna. Tapi syaratnya setelah kemarahan kita reda jangan diingat-ingat lagi hal yang membuat kita marah itu .
Jadi jangan harap kita akan merasakan Laylatul Al Qadr apabila puasa kita masih "menahan" bukan "mengendalikan".

Kemampuan untuk merasakan dan melihat hilal sama dengan kemampuan untuk merasakan dan melihat Lailatul Qadr . Selama puasa mereka masih menahan maka dia tidak akan pernah bisa merasakan gejala alam apapun karena tubuhnya tidak bisa bersatu dengan alam. Hilal memang tidak bisa dilihat tegas apabila dibawah derajat penglihatan teleskop carl zeis punya boscha atau teleskop lain yang menggunakan teknologi lensa. Makanya selama manusia masih menggunakan teknologi kuno seperti itu pasti jadi berdebat nggak jelas.
Padahal Allah SWT sudah memberi triger pembaca Lailatul Qadr dan Hilal itu dengan puasa, asal puasanya benar .

Seharusnya umat Islam kembali ke perhitungan awal yaitu ke sistem ORIGOM, perhitungan antariksa yang dihilangkan oleh penguasa waktu itu karena terlalu canggih. Akhirnya kita meraba-raba lagi dan terjadi perdebatan seperti ini . Tapi itu semua memang disengaja agar umat Islam di dunia tidak bersatu. Sebetulnya kalau mau diceritakan, ini sebetulnya ada konspirasi besar untuk pemecah belahan umat seperti zaman Snouck Hurhonjre dulu .

Perhitungan ORIGOM adalah perhitungan galaksi yang menggunakan bulan sebagai patokan perputaran ZANUURA . Karena bulan diletakan sangat presisi . Ini yang hilang dari Islam . Awalnya ORIGOM diturunkan ADHAMA (Nabi Adam as) ke Bangsa LEMURIAN yg kemudian diajarkan ke ras ras yang lain. Ras terakhir yg menggunakannya adalah Suku Maya. ORIGOM dasarnya adalah metode yang kemudian dikembangkan alatnya. Alatnya memerlukan energi yang besar & uranium adalah suplai energi minimal yang bisa memenuhinya.
Perhitungannya digunakan untuk membaca galaxy berpatokan pada NIRRANTHEA (bulan) bukan kutub bumi. ORIGOM bisa digunakan untuk memprediksi kondisi galaxy hingga 2 ribu tahun ke depan.

RHAMADYA itu istilah buat perantaraan matahari yang memusatkan pengaruh dari fluktuasi energy jagad ketika terjadi Al Qadr atau ARKHYDAR. Makanya bulan ini oleh kalangan LEMURIAN disebut RHAMADYA. Orang Arab menyebutnya Rhamadan terus jadi Ramadhan.

Puasa adalah soal "pengendalian", bukan soal "penahanan", karena dengan mengendalikan rasa lapar , haus , marah , benci , sedih dan sebagainya. kita akan bisa lebih "me-waspada-i" nafs - nafs yang ada di dalam diri kita, sehingga bisa dikendalikan dengan baik dan benar.

"Perhatikan" dan "Pelajari" apa yang terjadi ketika kita lapar, haus, marah, benci, sedih dan berbagai macam bentuk "Permainan Pikiran" yang seharusnya bisa kita kendalikan dengan baik dan benar. Sekali lagi inti "PUASA" adalah "Pengendalian"
"Mengendalikan Nafs" akan mampu membuat semua fasilitas yang Allah SWT berikan pada kita menjadi aktif dengan baik dan benar, sehingga akan mampu untuk membaca semua yang Sang Maha Kuasa "torehkan" di alam semesta dengan baik pula. Hal ini sulit dimengerti oleh mereka yang justru sangat "menomorsatukan nafs", karena nafs sangat pandai membuat "pembenaran" agar terlihat "baik dan indah" .


[DRENTAGA]




Senin, 01 Juni 2015

Polemik 1 Ramadhan dan 1 Syawal, Bagaimana Umat Menyikapinya ?



أَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَأُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَٰزَعْتُمْ فِى شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS. An-Nisa 59) .



Ayat ini sering dimunculkan ketika terjadi perbedaan pendapat ketika menentukan Ramadhan atau 1 Syawal. Sedangkan Allah SWT di dalam QS. Al Baraqah 185 menyuruh kita berpatokan pada bulan baru atau New Moon atau biasa dikenal dengan hilal di dalam menentukan awal pergantian hitungan satu bulan.

Zaman sekarang tidak perlu mempersoalkan apakah bulan tertutup awan atau tidak, semua bisa dilihat melalui satelit atau melalu perhitungan secara 3D di berbagai website terpercaya. QS. An-Nisa 59 pula sering dipergunakan dengan tujuan agar perdebatan menjadi berhenti dan ikut "Ulil Amri Minkum" saja, padahal pengertian "Pemegang Kekuasaan Diantaramu" Negara ini adalah RAKYAT, karena INDONESIA adalah Negara DEMOKRASI. Jadi oleh sebab itu Rakyat lah yang harus lebih cerdas dan mampu berpiikir dengan baik dan benar. Pendapat bahwa pemerintah menanggung dosa apabila salah juga, harus kita kaji lebih lanjut. Berdasarkan QS. An-Najm 38 :



أَلَّا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَٰ



bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain

Berdasarkan ayat ini, Dosa itu tidak akan ditanggung oleh orang lain, kitalah yang akan mempertanggungjawabkannya secara individu. Allah SWT memberikan akal bukan hanya sekedar accesories, tapi alat berpikir di dalam membedakan antara Haq dan Bathil.

[Drentaga]



Sabtu, 16 Mei 2015

Teknologi Teleportasi dalam Peristiwa Isra Mi'raj

Berpikir dan peristiwa Isra-Mi'raj

Al-Quran Surah Al Israa' (17) Ayat : 1



بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
سُبْحَٰنَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَا ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ ءَايَٰتِنَآ إِنَّهُ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ


"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat".

Setiap tahun kita memperingati perjalanan luar biasa Rasulullah SAW tanpa mengerti bagaimana proses itu terjadi. Perjalanan yang sebetulnya merupakan pelajaran yang sangat dahsyat bagi mereka yang mau berpikir.
Selama ini ketika kita menanyakan pada para penceramah, "Apa yang terjadi ketika peristiwa itu terjadi ?", selalu dijawab ,"Itu Kuasa Allah, jangan dipikirkan, harus dengan keimanan !". Kita pun cenderung di takut-takuti "Kalau dipikirkan nanti setan yang mengilhamkan".

Akhirnya bisa kita lihat sekarang, umat yang seharusnya maju karena sudah membahas "Telleport" atau bagaimana memanipulasi molekular sehingga mampu berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam hitungan detik, "Wormhole" atau istilah umum dikenal dengan "lubang cacing" yaitu sebuah shortcut atau lorong penyingkat untuk memperpendek jarak, dan berbagai macam pengetahuan hebat sejak 14 abad yang lalu, menjadi mundur seperti ini.

Ketika membahas hal ini atau berdiskusi tentang ini, kita akan di vonis sesat, dan menyimpang, merusak aqidah dan sebagainya. Jangan takut untuk berpikir, karena Allah SWT menyuruh kita untuk berpikir, asal dilakukan melalui cara yang benar, sehingga akan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi umat.
Ataukah pelarangan berpikir ini adalah sebuah cara sistemik yang memang disengaja untuk membuat umat menjadi mundur ?. Sekali lagi, janganlah takut untuk berpikir.

(Drentaga)


• Apa yang ada di Masjidil Aqsa sehingga sampai Allah SWT mengatakan diberkahi sekelilingnya ?

• Apa yang ada di sekelilingnya sampai bisa melontarkan "buraq" ke dimensi sidrathul muntaha ?

• Apa itu Sidrathul Muntaha ? Kenapa sampai bersinar seperti itu ? Apakah itu tempatnya Allah SWT ?

• Apakah Allah SWT masih membutuhkan tempat ?

Selamat berfikir


Sebetulnya Masjidil Aqsa itu masih dipergunakan oleh UFO untuk melompat ke sebuah tempat yang menjadi transit lontaran PROBE . Video diatas memperlihatkan PROBE melontar ke atas 


Jumat, 17 April 2015

Menguak Teknologi Canggih Peradaban Leluhur (02)


Para Leluhur sudah memberikan kunci jawaban untuk semua krisis di seluruh Dunia. Apabila kita berpikir dengan baik dan benar, maka semua terpampang dengan nyata dan akan menghasilkan "karya nyata", bukan "karya kata".



Sabtu, 04 April 2015

ORIGOM



ORIGOM merupakan sebuah bintang yang dijadikan patokan untuk perhitungan perputaran kalender Galaksi LAGRAVEN (Galaksi Bima Sakti) dimana perhitungan ini dilakukan dari setiap perputaran bintang yang ada di galaksi. Bintang ORIGOM tidak memiliki planet seperti tata surya dan Bintang ORIGOM tidak dibahas besarnya namun dilihat dari revolusinya. Semua galaksi termasuk Galaksi LAGRAVEN (Galaksi Bima Sakti) berputar dari kanan ke kiri. Untuk saat ini, 1 ORIGOM atau satu periode putaran galaksi adalah 5.125 tahun 236 hari. Sekarang Galaksi LAGRAVEN (Galaksi Bima Sakti) berumur sekitar 435 ORIGOM semenjak tanggal 21 Desember 2012. Jadi yang terjadi pada tanggal 21 Desember 2012 adalah Reset ORIGOM yaitu kembali kewaktu ke 0 yang berarti jumlah tahun se-ORIGOM sudah selesai, dan setelah itu mulai lagi dari 0. Perhitungan 1 OROGOM selalu mengalami perubahan karena Galaksi LAGRAVEN (Galaksi Bima Sakti) sampai sekarang masih memuai.

LAGRAVEN / Bima Sakti / Milky Way selalu berputar dari kanan ke kiri (Berlawanan arah jarum jam)

Bintang ORIGOM dijadikan patokan karena revolusinya terhadap galaksi lebih cepat dibanding yang lain. Bintang ORIGOM tidak satu, tapi sekitar 5-6 membentuk formasi tertentu, namun formasinya tidak garis lurus. Satuan perhitungan ini digunakan pula oleh bangsa TARX, MOSRAM, ZNEZNELA, BROPA dan merupakan bahasa antar galaksi yang digunakan oleh bangsa TARX, MOSRAM, ZNEZNELA dan BROPA. Jejak peninggalan mengenai ORIGOM dapat dilihat di kebudayaan Maya yang diberi bocoran oleh bangsa MOSRAM. Perhitungan kalender Suku Maya menggunakan Bintang ORIGOM yang letaknya paling dekat dengan pusat galaksi, sedangkan perhitungan tersebut diatas menggunakan Bintang ORIGOM terjauh. Bintang ORIGOM sebenarnya mampu dilihat oleh teleskop jaman sekarang. Karena teleskop mampu menjangkau galaksi lain. Sedangkan Bintang ORIGOM masih di Galaksi LAGRAVEN (Milky Way).

Kalender Suku Maya



Sumber : KDZA (zeromind165)
Berita terkait dengan ORIGOM : Gedung ORIGOM / Gedung Padrang Cianjur



Kamis, 02 April 2015

Menguak Teknologi Canggih Peradaban Leluhur (01)

Leluhur Bangsa Indonesia Kaum yang sangat luar biasa. Tinggal sekarang bagaimana kita menterjemahkan peninggalannya. Apakah hanya sekedar jadi wacana ? ataukah jadi karya nyata ? Pilihan ada di kita sebagai anak cucunya

@dickyzainal: Indonesia memiliki banyak warisan artefak yang apabila digali akan mengungkap misteri yang selama ini ditutupi.

@dickyzainal: Kemudian ketika bergerak ke arah pulang, di salah satu halaman rumah penduduk, menemukan suatu artefak luar biasa

@dickyzainal: Salah satu artefak tepat berada di halaman penduduk di Suliki memiliki denah keseimbangan energy apabila mengerti

@dickyzainal: Setelah tergali, inilah ukiran yang melambangkan keseimbangan alam, Dorphall, Probe, dan tiga piramida. Lubang yang ditunjuk adalah lambang Dorphall atau Teknologi Kaum Leluhur untuk sumber energy.


@dickyzainal: Artefak ini masih utuh dan memiliki petunjuk lengkap tentang tiga piramida, dorphall, probe dan keseimbangan alam


@dickyzainal: Perhatikan lambang tiga piramida yg ada di artefak tersebut. Di dunia bila ada piramida biasanya selalu ada tiga

@dickyzainal: Bulatan besar dibawah lambang tiga piramida adalah lambang dorphall. Itu adalah ancient tech sebagai sumber energy.

@dickyzainal: Salah satu contoh di Mesir kuno. Ada tiga piramida di satu tempat, termasuk di Negeri kita juga seperti itu.


@dickyzainal: Ini adalah Dorphall yg digali dari Gunung Padang Cianjur. Berfungsi sebagai sumber energy dan anti gempa.


@dickyzainal: Gambar bulatan kecil itu lambang probe, atau pengontrol berjalannya sistem. Sering terlihat oleh penduduk lokal


@dickyzainal: Seperti inilah probe itu kalau di photo. Benda itu secara berkala berterbangan untuk memeriksa jalannya sistem.

Informasi lanjut tentang PROBE bisa klik disini PROBE Teknologi Bangsa Cerdas


@dickyzainal: Semua Piramida di seluruh Dunia terhubung.Bukan hanya Gunung Padang Cianjur yg punya Batusada, di Padang juga ada

@dickyzainal: Di zulkh atau Suliki, Payakumbuh, terdapat pula elemanphatera atau campuran batuan & logam sebagai pemantul

@dickyzainal: Ciri khas dari elemanphatera adalah apabila dipukul dengan batu lain akan berbunyi nyaring bagai memukul logam.



@dickyzainal: Elemanphatera dikenal juga dengan istilah batusada, karena batuan itu akan sada (bunyi) nyaring kalau dipukul.

@dickyzainal: Ellemanphatera untuk pemantul mampu memantulkan sinyal termasuk panas tubuh seperti contoh gambar ini.



@dickyzainal: Ini gambaran lebih jelasnya. Batu Sada atau elemanphatera berfungsi sebagai pemantul panas tubuh seperti ini.



@dickyzainal: Dicoba beberapa batu akik dan bahan untuk batu akik pada batu talempong.



@dickyzainal: Ternyata masih terjadi penolakan yang sama seperti pada tangan atau batuan lain yang berbeda

@dickyzainal: Di tempat yang tidak jauh, memiliki jenis batuan justru berfungsi lain.

@dickyzainal: Batuan di tempat tidak jauh tersebut berfungsi menjadi penyerap energy, seperti ini

@dickyzainal: Ketika tangan ditempelkan ke permukaan batu, maka serta merta energy akan diserap oleh batu tersebut seperti ini

@dickyzainal: Bahkan batu "akik"pun akan diserap energy nya dengan mudah, dan langsung energy nya menjadi bagian dari batu itu

@dickyzainal: Ketika mendatangi lokasi lain, disini ditemukan batu yang berfungsi sebagai penyeimbangnya. Lengkap sudah.

@dickyzainal: Semua yang menempel di batu tersebut diseimbangkan energynya sehingga dua-duanya menjadi terang seperti ini.

@dickyzainal: Bahkan gugusan Zeta Reticuli dimana Kaum ZERVO punya pangkalan sudah terpetakan di salah satu batu

Senin, 30 Maret 2015

Makna BERWUDHU

Semoga berwudhu kita tidak ASBAS atau ASal BASah, tiap ritual wudhu / bersuci tentunya ada makna di dalamnya, semoga makna bersuci tersebut bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Dibawah ini video-video penjelasan makna berwudhu/bersuci